CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Angkot Palembang & Buruh Maritim Palembang : kami belum siap PSBB

CORONG – PALEMBANG πŸ”Š Rencana pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan diterapkan di kota Palembang mendapat respon beragam dari warga kota Palembang.

Dihubungi redaksi corong. co. id,(21/03/2020), Heriyansah, ketua Koperasi Angkot Palembang Bersatu, mengatakan membutuhkan kesiapan yang matang, tidak hanya pemerintah daerahnya yang siap tapi masyarakat kotanya juga harus siap.

Dari sisi pemerintah minimal mempunyai data base baru atau yang lama warga yang tidak mampu dan warga yang sangat tidak mampu.

Dari warganya pun harus siap, angkot belum siap, banyak keluarga yang tergantung dari penghasilan supir angkot.

Koperasi Angkot Palembang Bersatu merupakan organisasi sopir angkot yang menaungi 130 angkutan kota (angkot) lima trayek di kota Palembang. Heri melanjutkan, PSBB juga akan berlaku di angkutan orang, khususnya angkot. Tanpa pembatasan sosial saja pemasukan angkot sudah miris turun drastis, rata rata 20ribu – 30ribu sekarang, apalagi ada PSBB, keluhnya.

Kurangnya sosialisasi peraturan-peraturan pemerintah, Permenhub no 9 tahun 2020, Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 Pasal 13 tentang pembatasan moda transportasi, Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Tranportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, untuk menekan pandemi covid19 di angkutan kota di Palembang sangat dikeluhkan organisasi angkot ini.

Pernyataan yang tidak jauh beda disampaikan ketua Perkumpulan Keluarga Besar Buruh Maritim Sumsel (PKBBM), Agustomi, semakin berat penghasilan buruh buruh Maritim disaat nanti ada PSBB, tapi apa mau dikata jika PSBB jadi solusi melawan virus COVID19. Dihubungi melalui udara, Agustomi menyoroti anggota buruh buruh maritim di tiga titik besar pemukiman dikota Palembang yang bekerja apapun asal halal untuk bertahan hidup disaat pemerintah sudah mengeluarkan himbauan menekan virus ini.

Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan stimulus cepat dan tepat kepada warga masyarakat sumsel yang benar-benar membutuhkan akibat virus ini. Apalagi menjelang Ramadhan dan lebaran, semoga virus cepat berlalu, dan masyarakat serta pemerintah bisa melaluinya,” ujar mereka. (avir)

KOMENTAR