CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Ketua PWNU Sumsel Himbau Masyarakat Terkait Lockdown Pemerintah

CORONG – SUMSEL ­čöŐ Dengan semakin maraknya isu virus Corona yang berkembang di masyarakat baik ditingkat nasional maupun di wilayah khususnya Provinsi Sumatera Selatan, maka dalam hal ini ketua PWNU sumsel, KH. Amiruddin Nahrawi atau yang akrab disapa Cak Amir menghimbau kepada seluruh masyarakat Sumsel dengan mengatakan kita harus mentaati apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah terkait Corona ini.

Saat diwawancarai wartawan pada 25/03/20, Cak Amir mengatakan “saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Nahdiyin dan Nahdiyah dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sumsel ini mari bersama-sama menghindari setiap kerumunan dan keramaian disetiap acara agar supaya kita menghindari itu, senantiasa tetap menjaga kesehatan imunitas dengan memakan makanan yang baik, sehat, bervitamin dan yang halal dan yang toyiban”.

Kakek yang telah memiliki tujuh orang cucu ini menganjurkan supaya kita berdoa meminta kepada Allah SWT supaya dilindungi dari bahaya Corona. Kita tidak bisa berbuat apa-apa selain berusaha dan tuhan lah yang akan menentukan. Tentu segala-segalanya adalah Allah swt, kita sebagai manusia hanya bisa memohon doa perlindungan dari Allah SWT.

Ketua PWNU menegaskan kepada seluruh pengurus di 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan baik itu PWNU, serta Banus, Banser, baik Muslimat, Bantaya, Ansor dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan semuanya agar supaya menjaga jarak antara manusia ke manusia yang lain. Karena ini penyakit sudah global, dimana Indonesia sudah banyak terdampak virus tersebut.

Cak Amir menambahkan dan berharap kepada pemerintah baik pusat maupun daerah memberikan solusi kepada masyarakat yang telah dihimbau supaya tidak keluar rumah. “bagaimana jalan keluarnya bagi masyarakat yang punya usaha supaya tidak keluar rumah karena tanpa keluar rumah mereka mau makan apa tanpa harus bekerja dahulu. Ini penting bagi Gubernur, Walikota dan Bupati di Sumsel ini agar supaya ada solusinya bagi orang yang tidak berpunya yang disuruh untuk tidak keluar rumah, tentunya harus ada perintah dan ada kebijakan secara finansial untuk dimakan dan jangan menyesengsarakan rakyat karena rakyat mau makan anak istrinya”.

Kebijakan secara finansial ini harusnya diberikan kepada masyarakat yang kemampuan ekonominya per hari seperti tukang becak, tukang ojek, pedagang dan lain-lainnya. Mereka harus diberikan beras, lauk pauk sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

Ini penting bagi pemerintah untuk memberikan solusi yang terbaik dan jalan keluarnya agar supaya rakyat di Sumatera Selatan ini bisa tenang,tidak keluar rumah sesuai himbauan. Dan perlu juga bagi pemerintah untuk memberikan batas himbauan ini supaya masyarakat tidak resah.

“saya sebagai ketua PWNU Sumatera Selatan menghimbau ayo deh perintah-perintah dari Gubernur Sumsel, Bupati dan Walikota kita turuti, tetapi saya juga meminta kepada Gubernur,Bupati dan Walikota supaya memberikan solusi dan hanya memberikan perintah”, ungkap Cak Amir menambahkan. ┬░ (affan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *