CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Cak Amir dilantik sebagai ketua PWNU SUMSEL

CORONG – SUMSEL ­čöŐ Acara Pelantikan PWNU Sumatra Selatan untuk periode 2020-2025 yang dilakukan pada jumat, 13/03/20 di gedung UIGM Palembang pukul 20.00 wib berlangsung dengan lancar dan khidmad.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PBNU Prof. Dr. Said Agil Siroid, Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Pangdam II sriwijaya yang diwakili oleh KaKesdam, Kapolda Sumsel atau yang diwakili, Wakil Bupati OKUS Solihin Abu Asir, Bupati Muba Dodi Reza, Bupati Banyuasin Askolani, Sekda Kota Palembang Ratu Dewa, Ketua Wilayah Partai PKB Sumsel Ramdan Holdan, dan Ketua Partai PKB Kota Palembang Sutami Ismail dan Rektor Unsri Anis Sagaf, Rektor UIN raden fatah Siroji, serta segenap pengurus wilayah PWNU Sumsel dan seluruh pemuka agama dari agama yang lain.

Dalam sambutannya Ketua PWNU Sumsel, KH. Amiruddin Nahrawi atau yang akrab disapa Cak Amir mengatakan komitmennya dalam membangun keutuhan dan kemajuan organisasi NU di Sumatera Selatan. Keutuhan dan kemajuan organisasi dapat terjaga oleh seorang pemimpin dan sebagai pemimpin kita harus memiliki tiga hal yakni punya uang, punya umat dan berani.
Cak Amir menambahkan “komitmen saya untuk kemajuan organisasi sehingga sangat penting untuk membangun ranting-ranting cabang diseluruh 17 Kabupaten/Kota di Sumsel”.

PWNU Sumsel dalam penjelasannya mengingatkan kembali kalau ingin keutuhan bangsa ini tetap utuh maka marilah kita bersama-sama menjaga kedaulatan serta tanggung jawab kebangsaan dengan ukhuwah islamiah. Berbuat baiklah kepada saudara-saudara kita tanpa pandang agama apapun serta tanggung jawab dan berdamai ditengah masyarakat.

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru dalam sambutannya mengatakan selamat atas dilantiknya kepengurusan PWNU Sumsel. Sebagai ciri khas dari PWNU Sumsel yakni ukhuwa islamiah, maka NU harus membangun organisasi lebih maju.
“Saran saya kedepannya nanti buatlah KTA anggota NU sebagai identifikasi keaslihan kepengurusan dan anggota NU itu sendiri di Sumsel supaya bisa memantau anggotanya”.

Ketua Umum PBNU, Prof. Dr. Said Agil Siroid MA ketika diberikan sambutan mengatakan agar peran agama dan akidah ditengah-tengah masyarakat lebih ditingkatkan guna menegakkan kebenaran. “Dengan menggabungkan Alquran, Hadits dan akal sebagai simbol ahlulsunnah waljamaah maka peran penting agama dalam penegakan kebenaran”.

Bagi pemerintah kalau benar kita dukung, kalau salah kita ingatkan.”Cak Amir, jika Gubernur Benar kita dukung, kalau salah diingatkan ya” ujar Said Agil menambahkan.

Kurang lebih dari 50 kepengurusan PWNU Sumsel yang dilantik diantaranya adalah para petinggi pemerintahan dan partai politik seperti H. Herman Deru, Dodi Reza, Askolani, Solihin Abu Asir, Ratu Dewa, Ramdan Holdan, Antoni Yuzar, Sutami Ismail, Anis Sagaf, Siroji, dan Bertu Merlas, Hernoe Roespriadji, Hendri Zainudin, Suparman Roman dll. (afan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *