CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Pasca Sarjana Unitas dan HIMPKA Tamansiswa ingin Palembang menjadi tujuan pariwisata dunia

Program Pascasarjana Universitas Taman Siswa Palembang dan Himpunan Keluarga Tamansiswa “HIMPKA Tamansiswa” bekerjasama dengan pemerintah kota Palembang menggelar workshop identifikasi dan pemetaan kawasan wisata potensial kota Palembang yang berlangsung di Parameswara, Rabu (26/2/2020).

Acara ini dibuka langsung oleh Asisten II Setda Kota Palembang, Shinta Raharja didampingi Direktur Pascasarjana Universitas Taman Siswa Palembang, Yoyo dan Rektor Universitas Taman Siswa Palembang, Joko Siswanto.

Shinta mengakui wisata di kota Palembang memang belum banyak menjual tapi potensinya sangat besar.”Apa yang dilakukan Unitas ini sangat bagus kita sangat mendukung sekali.

Palembang ini belum bisa menjual wisatanya tapi sekarang lagi kita benahi seperti di Sekanak sedang kita benahi,” ujarnya.Dari sisi PAD, wisata ini memang belum menjual hanya mengandalkan secara fisik dari hotel dan kuliner saja.

Karena itu, ia meminta disetiap 18 kecamatan yang ada di kota Palembang ini dibuat mempunyai ciri khas atau spesifik dari setiap kecamatan ini memiliki destinasi tersendiri.

“Kita ingin itu setiap kecamatan ini ada ciri khas potensi wisatanya. Sehingga saat wisatawan datang tahu kalau saya sedang berada di kecamatan ini. Seperti di kampung layang-layang itu kan salah satu destinasi wisata yang sangat bagus,” beber dia.

Karena itu, ia berharap melalui workshop ini yang menghadirkan para ahli yang bertemu ini untuk bisa memberikan sumbangsih dan pemetaan untuk kemajuan pariwisata kota Palembang.

Rektor Universitas Taman Siswa Palembang, Joko Siswanto mengatakan melalui workshop ini Universitas Taman Siswa bisa menyumbang pemikiran untuk memajukan pariwisata kota Palembang.

“Potensi kota Palembang ini sangat besar, kalau dari sisi kuliner tak diragukan lagi sudah terkenal dengan pempeknya. Nah dari sisi lain ini yang menjadi tantangan kita bersama,” beber dia.

Menurutnya, untuk pengembangan wisata ini menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah saja tapi semua lapisan masyarakat.”Karena itu, mahasiswa berusaha peduli untuk memajukan pariwisata kota Palembang ini karena saat ini sudah menjadi kebutuhan,” beber dia.

Namun, ada empat hal yang perlu diperhatikan guna mendukung kemajuan pariwisata ini.”Yakni objek wisata yang harus jelas, fasilitas pendukung harus disiapkan, strategis pemasaran dan lingkungan yang mendukung,” beber dia.

Ditambahkan Direktur Pasca Sarjana Universitas Taman Siswa Palembang, Yoyo berharap melalui kegiatan ini akan mendapatkan hasil atau ouput yang nyata untuk memajukan pariwisata kota Palembang.”Kami harapkan ada hasil yakni berupa perencanaan, rekomendasi-rekomendasi khususnya kita harapkan bsa memetakan daerah-daerah tujuan wisata di kota Palembang,” ungkap dia.

Ia mengatakan dulu telah dipetakan empat kawasan destinasi kota Palembang yakni BKB, Kampung Kapitan, Kampung Arab dan Pasar 16 Ilir.”Empat destinasi ini menjadi tujuan wisatawan di Palembang dan kita lihat dalam perkembangannya sudah terbangun,” bebernya.

Namun, ia berharap akan lebih banyak lagi destinasi wisata lain yany ada di kota Palembang yang perlu dikembangkanSementara Itu Ki Edi Susilo Pimpinan Pusat Himpunan Keluarga Tamansiswa menuturkan bahwa pariwisata di kota Palembang adalah punya potensi menjadi pariwisata dunia. “Wisata sungai kota pelambang bisa menjadi daya tarik wisawatan dunia. Selain itu di Palembang juga memiliki buah tangan yang sangat bagus yaitu songket.

Songket juga bisa menjadi satu komoditi dalam bidang pariwisata seperti batik””Semoga Workshop ini dapat memberikan sumbangan yang positif bagi pembangunan pariwisata di kota Palembang” tutup Ki Edi. ( Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *