CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Sempat Ricu di Musda Partai Golkar X

CORONG – PALEMBANG ­čöŐ Musyawarah Daerah Partai Golkar yang ke X di hotel Santika Palembang pada 4-5/02/20 sempat memanas dengan diwarnai sedikit insiden atau kericuhan kecil.

Kericuhan terjadi akibat dari ratusan massa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia atau AMPI yang mendesak pihak panitia supaya bisa memasuki ruang persidangan Musda.
Desakan masuk disuarakan oleh massa AMPI dari dalam loby hotel yang kemudian disarankan oleh pihak kepolisian supaya menyuarakan aspirasinya diluar loby hotel saja tepatnya dipintu masuk hotel.

Kepala Kepolisian Kota Palembang, Kombespol Anom Setiadji menghimbau kepada massa AMPI supaya menyuarakan aspirasinya diluar loby hotel saja demi ketertiban acara Musda dan kenyamanan tamu hotel. Kapolresta menambahkan ” saya meminta bersama-sama belajar demokrasi, mari suarakan aspirasinya diluar saja, kita akan persilahkan utusannya untuk berdialog”. Dia meminta supaya pendemo tetap tenang dan tidak anarkis karena perbuatan yang melanggar hukum akan ditindak, kata Kapolresta menambahkan.

Salah satu massa AMPI mengatakan bahwa pihaknya harus masuk kedalam persidangan untuk mengawal ketuanya mencalonkan diri.
“kami meminta 50 orang perwakilan untuk bisa masuk kedalam ruang sidang guna mengawal ketua kami yang sedang mencalonkan karena kami merasa adanya ketidakadilan dimana hanya dari AMPG saja yang boleh memasuki ruang persidangan ujar salah satu massa aksi yang tidak mau disebutkan namanya.

Melalui diskusi akhirnya disepakati bahwa pihak AMPI diperbolehkan masuk sebanyak 5 orang perwakilan dan sepenuhnya massa aksi mulai merasa puas dengan adanya keterwakilan mereka didalam ruang sidang.

Ketua AMPI Sumsel, Andie Dinialdi melalui sekretaris, Syapran Suprano ketika dimintai keterangan terkait aksi mengatakan, itu merupakan demokrasi dan kita memahami betul apa yang menjadi tuntutan kawan-kawan AMPI supaya ingin dilibatkan dalam kepanitiaan karena semangat kawan-kawan ketika melihat ketuanya mencalonkan diri dalam Musda tersebut. (afan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *