CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Pemerintah Lakukan Pengembangan jaringan penyaluran LPG 3 Kg

CORONG.CO.ID  🔊   Pemerintah telah menetapkan empat rencana dalam penyaluran LPG tabung 3 kg sepanjang tahun 2021. Sebelumnya, Pemerintah juga telah menetapkan kuota LPG 3 kg sebesar 7,5 juta metrik ton (MT) untuk tahun ini.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (24/5). Menurut Tutuka, keempat rencana tersebut disusun agar penyaluran LPG subsidi bisa sesuai target dan tepat sasaran kepada masyarakat dan usaha mikro yang membutuhkan.

Pertama, meningkatkan jumlah Sub Penyalur/Pangkalan (satu desa satu sub penyalur), agar penyaluran LPG 3 kg dapat mencapai desa-desa yang telah dikonversi dan dapat mengurangi penjualan LPG 3 kg ke pengecer.

Kedua, melakukan pengembangan jaringan pendistribusian LPG tabung 3 kg untuk daerah yang baru di konversi dan daerah yang akan dikonversi.

Rencana ketiga, bekerja sama dengan semua stakeholder yaitu Ditjen Migas, Pemda, Pertamina, Hiswana Migas untuk melakukan pengawasan dan pengendalian penyaluran LPG 3 kg sehingga tidak terjadi over kuota. Sebanyak 12 Pemerintah Daerah di tingkat Provinsi dan 154 Pemerintah Daerah di tingkat Kabupaten/Kota telah membuat kebijakan penggunaan LPG Non Subsidi bagi ASN dan non usaha mikro.

Dan keempat, meningkatkan penjualan LPG Non PSO dengan melakukan trade in, diskon refill kepada restoran besar, hotel dan lain-lain.

Dalam RDP tersebut, Komisi VII dan Pemerintah sepakat akan dilakukan pembahasan lanjutan terkait sistem pendistribusian dan pengawasan subsidi LPG 3 kg.

Sebelumnya, Komisi VII meminta Pemerintah untuk meningkatkan pengawasan pada realisasi penyaluran LPG 3 kg agar target dapat terpenuhi dan tepat sasaran kepada masyarakat dan usaha mikro yang membutuhkan. Pemerintah juga didesak untuk segera mengevaluasi implementasi program LPG 3 kg termasuk memperkuat penegakan hukum terhadap indikasi pelanggaran program subsidi tersebut.

Realisasi Penyaluran

Kuota nasional LPG tabung 3 kg tahun 2021 ditetapkan sebanyak 7,5 juta metrik ton (MT). Angka ini termasuk rencana Konversi LPG Tabung 3 kg Untuk Rumah Tangga dan Usaha Mikro di Indonesia Timur, serta rencana Konversi LPG Tabung 3 kg Untuk Nelayan dan Petani Sasaran tahun 2021. Kuota nasional di luar konversi yang akan dilakukan tahun 2021 sebesar 7.435.335 MT.

Hingga April 2021, realisasi penyaluran LPG 3 kg sebesar 2.416.193 MT atau 32,21 persen dari kuota nasional. Sementara outlook LPG 3 kg tahun 2021 diperkirakan 7.473.603 MT. Presentase kuota nasional berbanding dengan outlook tahun 2021 sebesar 99,65 persen.

“Total realisasi ini sedikit lebih rendah dari kuota per bulan yang direncanakan yaitu 99,81 persen,” jelas Tutuka.

Berdasarkan data, penyaluran LPG 3 kg bulan Maret 2021 melebihi kuota yang direncanakan. Hal ini disebabkan karena jumlah hari penyalurannya lebih banyak (27 hari) dan adanya penambahan jumlah sub penyalur/pangkalan untuk mengejar target One Village One Outlet (OVOO).

Kuota nasional di luar kebutuhan konversi yang akan dilakukan di 2021 yaitu sebesar 7.435.335 MT, terdistribusi ke seluruh propinsi terkonversi. Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah merupakan tiga provinsi dengan kuota terbesar karena jumlah pengguna LPG tabung 3 kg pada provinsi tersebut merupakan yang terbesar sejak dilakukan konversi minyak tanah ke LPG 3 kg.

. ©  Petrominer 2021-05-26 11:14:27 # Mimin

KOMENTAR