CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Hidayat Nur Wahid Komentari Tindakan JPU ke Habib Rizieq Shihab

CORONG #Hidayat #Nur #Wahid #Komentari #Tindakan #JPU #Habib #Rizieq #Shihab,

Hidayat Nur Wahid Komentari Tindakan JPU ke Habib Rizieq Shihab
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid mengomentari tindakan Jaksa Penuntut Umum atau JPU yang meminta maaf kepada terdakwa Habib Rizieq dalam sidang kasus kerumunan. (Insert Foto HRS)

JAKARTA – Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid mengomentari tindakan Jaksa Penuntut Umum atau JPU yang meminta maaf kepada terdakwa Habib Rizieq dalam sidang kasus kerumunan.

“Permintaan maaf jaksa ini semakin menambah alasan bahwa Habib Rizieq harus dibebaskan demi keadilan hukum,” ujar Hidayat Nur Wahid atau HNW, saat dihubungi sumateranews.co.id melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (23/5/2021) malam, pada pukul 20.10 WIB.

Ia menuturkan, selain kasus kerumunan tak ada yang diproses hukum, para saksi ahli yang didatangkan dalam sidang pun selalu bersaksi atas tidak bersalahnya Habib Rizieq.

HNW menilai peristiwa-peristiwa dalam sidang inilah yang kemudian semakin menjelaskan adanya ketidakadilan dalam proses hukumnya.

Oleh karena itu, kata HNW, alasan untuk membebaskan Habib Rizieq beserta kawan-kawannya secara murni semakin kuat.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ini berharap mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab segera divonis bebas murni.

Hidayat berpendapat itu dengan alasan banyaknya kasus kerumunan yang tidak berujung pada penghukuman. Selain itu banyak saksi ahli yang justru meringankan Habib Rizieq.

Dia juga menyoroti ucapan jaksa yang meminta maaf kepada Habib Rizieq karena melakukan kesalahan ketik dua putusan Mahkamah Agung (MA) terkait tindak pidana penghasutan.

Hal tersebut disampaikan Hidayat melalui akun Twitternya, Sabtu (22/5/2021). “Selain banyaknya kasus kerumunan yang tidak berujung kepada penghukuman, banyaknya saksi ahli yang memberikan kesaksian akan ‘tidak bersalahnya’ HRS, dan apalagi adanya insiden Jaksa Minta Maaf ke HRS, ini semuanya menjadi penguatan agar ‘Demi Keadilan Hukum’;HRS dkk dibebaskan murni,” kata Hidayat seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya,

Sebelumnya, diketahui jaksa sempat meminta maaf kepada Habib Rizieq saat sidang kasus kerumunan berlangsung.

Jaksa meminta maaf lantaran melakukan kesalahan ketik ketika merujuk pada dua putusan MA perihal tindak pidana penghasutan.

“Atas nama Kejaksaan, tim penuntut umum, kami meminta maaf. Mudah-mudahan saudara terdakwa memaafkan kekeliruan pengetikan ini,” tutur sang jaksa dalam sidang HRS yang digelar di PN Jakarta Timur pada Kamis, 20 Mei 2021 kemarin.

Permintaan maaf yang dilontarkan oleh jaksa merupakan respons terhadap protes yang disampaikan Habib Rizieq terkait fakta bohong dalam kasusnya.

Eks Imam Besar FPI itu menilai jaksa telah membuat fakta bohong terkait kasus kerumunan yang menjeratnya.

Sementara itu, Habib Rizieq sendiri juga sempat meminta agar majelis hakim membebaskannya secara murni.

Dalam keterangannya, mantan pentolan FPI itu membantah dakwaan jaksa penuntut umum atau JPU atas kerumunan di Megamendung.

Menurutnya, pasal yang disangkakan jaksa tidak dapat digunakan dalam kasus yang menjerat Habib Rizieq.

Disampaikan oleh pendiri FPI itu, kerumunan yang terjadi di Megamendung adalah spontanitas dari warga yang antusias ingin menyambut kedatangannya.

Habib Rizieq menuturkan, tidak ada sama sekali panitia yang dibentuk untuk mengatur adanya kerumunan tersebut.

“Kerumunan tersebut spontan tanpa panitia, sehingga tidak diketahui siapa yang bertanggung-jawab. Selain itu, terdakwa tidak pernah mengundang atau mengajak masyarakat berkerumun,” tuturnya.

Laporan : King III Editor : Donni

sumatranews.co.id1
id : 10717
Under Article

. © Hidayat Nur Wahid Komentari Tindakan JPU ke Habib Rizieq Shihab 2021-05-23 22:28:03 # adindum

KOMENTAR