CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Beli Saham Bukan Ditipu SumSel XYZ BUKAN Situs resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Tetapi website Informasi terkini Generasi XYZ

CORONG #Beli #Saham #Bukan #Ditipu #SumSel #XYZ #BUKAN #Situs #resmi #Pemerintah #Provinsi #Sumatera #Selatan #Tetapi #website #Informasi #terkini #Generasi #XYZ,

LINGGAUPOS.CO.ID-Melalui kuasa hukumya, Chrishandoyo BS SH MH, FA, warga Kabupaten OKU Timur bersama temannya EA, yang dilaporkan oleh pengusaha asal Muara Enim ke SPKT Polda Sumsel beberap waktu lalu angkat bicara.

Chrishandoyo mengatakan, permasalahan antara klienny dan pelapor RN berawal saat RN ikut menanamkan modalnya dalam kepemilikan Kafe TR yang terletak di Jl Sumpah Pemuda, Palembang. Jadi antara kliennya dan RN dan dua orang lainnya sama sama memiliki saham di Cafe TR.

“Klien kami memiliki saham 30 persen di Kafe TR. Dari saham 30 persen itu klien kami menjualnya ke RN senilai Rp 1,5 miliar. Secara otomatis uang sebesar Rp 1,5 miliar itu milik klien kami, karena ia sudah menjual sahamnya,” terangnya kepada wartawan.

Satu bulan kemudian, kata Chrishandoyo kliennya kembali membeli saham Kafe TR kepada pemilik saham yang lainnya sebesar 70 persen.

“Lalu klien kami kembali menjual 20 persen saham. Sehingga sampai saat ini ada empat orang pemilik Kafe TR. Dan klien kami memiliki saham 50 persen, RN 30 persen dua orang lainnya masing masing 10 persen,” terangnya.

Untuk mengikat kepemilikan saham, tambah dia, oleh kliennya dibuatkan akta Kafe TR. Setelah itu empat orang pemilik saham Kafe TR ini mengembangkan usaha lain dengan brand CV TR untuk proyek pengadaan makanan di berbagai instansi yang ada.

Seiring berjalannya waktu, keempat pemilik saham Kafe TR tidak ada yang menanamkan modalnya dalam CV Temu Rindu sampai dengan hari ini CV TR tidak mendapatkan proyek apapun,” jelasnya.

Kaitan antara Kafe TR dengan CV TR adalah dua hal yang berbeda. “Jadi kalau pelapor menanyakan kemana uang Rp 1,5 miliar yang ditanamkannya ke CV TR tidak dibukukanya memang benar uang itu bukan untuk usaha CV TR. Namun uang Rp 1,5 miliar itu untuk membeli saham Kafe TR memang tidak dipungkiri ada kepemilikan pelapor RN di Kafe TR,” tegasnya.

Dari sahamnya, 30 persen di Kafe TR, RN juga mendapatkan penghasilan perbulan 30 persen dari keuntungan cafe temu rindu.

“Jadi kalau klien kami dilaporkan telah menggelapkan dan penipu uang sebesar Rp 1,5 miliar tidak benar. Karena pelapor RN dengan memiliki saham 30 persen RN mendapatkan penghasilan perbulan sebesar 30 persen dari keuntungan,” tandasnya.

Dan jika RN ingin meminta kembali uangnya Rp 1,5 miliar kepada kliennya, Chrishandoyo  menegaskan, tidak bisa. Karena uang tersebut sudah dibelikan saham jika ingin uang tersebut tentunya saham 30 persen milik RN harus dijual terlebih dahulu ke orang lain,” terangnya.

Meskipun begitu, sebagai warga negara yang taat hukum Chrishandoyo tidak akan menghindari kliennya dari laporan yang telah dibuat pelapor RN. Karena dengan adanya laporan ini akan memberikan kepastian hukum dari kedua belah pihak.

“Apabila pelapor tidak mampu membuktikan laporannya maka tidak menutup kemungkinan klien kami akan membuat laporan balik terkait apa yang sudah dapatkan oleh pelapor,” tambah Fikri Bratha SH, salah satu kuasa hukumnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rina (47), warga Jl Petrosia, Kelurahan Pasar, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim melaporkan EA (42), warga Kecamatan Ilir Barat II, Palembang dan FA (42), warga Kabupaten OKU Timur ke SPKT Polda Sumsel, Kamis (20/5) sore.

Didampingi kuasa hukumnya yakni Dr Firmansyah SH MH, Andre Meilansyah SH, CHRM, Andri Dwiyan Cahyadi SH, CHRM, Meirandhyka Jaya SH dan Ade Satriansyah SH, pelapor melaporkan dua rekan bisnisnya dengan dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat.

Laporan korban yang tercatat dalam lapora polisi bernomor : STPPL/474/V/2021/SPKT Polda Sumsel tertanggal 20 Mei 2021 yang diterima langsung Ka Siaga II SPKT Polda Sumsel Kompol Tamimi SH MM.(*)

Sumber: sumeks.co

Berita Sebelumnya: https://www.linggaupos.co.id/diajak-tanamkan-modal-usaha-kafe-pengusaha-tertipu-rp15-miliar

. © Beli Saham Bukan Ditipu SumSel XYZ BUKAN Situs resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Tetapi website Informasi terkini Generasi XYZ 2021-05-25 20:59:46 # kontributor

KOMENTAR