CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Hanya 500 keping blangko E KTP untuk Palembang

Lorem ipsum dolor sit amet,sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, At vero eos et accusam et justo duo dolores et ea rebum. Lorem ipsum dolor sit amet, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. Stet clita kasd gubergren, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. sed diam voluptua.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Palembang,  Dewi Isnaini memastikan ketersediaan blangko e-KTP dipastikan akan kembali normal pada November mendatang. Karena itu, ia meminta kepada warga kota Palembang untuk bersabar karena proses pencetakan e-KTP terus dikejar.

 
Katanya, ketersediaan blangko akan normal kembali dengan cara pengalihan dana perjalanan dinas masing-masing Capil untuk blangko.
 
“Jadi dana aliran perjalanan ini akan alihkan sementara untuk blangko dan ini berlaku seluruh Indonesia,” jelas dia, Jumat (27/9/2019).
 
Lanjut dia, sejak dua pekan terakhir blangko e-KTP habis. Tiap bulan pihaknya hanya mendapatkan 500 keping perbulan.
 
“Pemberian jatah blangko setiap bulan 500 keping ini terjadi tidak hanya di Kota Palembang tapi wilayah lain,” ungkap dia.
 
Kebutuhan sendiri, kata Dewi per bulan bisa mencapai 7000 keping baik. untuk wajib KTP pemula, hilang, rusak ataupun ganti identitas.
 
“Kita terus mengajukan ke pusat namun setiap bulan ya dapat 500 keping. Selama ini kalau kita mengambil ke pusat jika ada dinas keluar kota,” ungkapnya.
 
Kalau mengkhususkan mengambil sendiri anggarannya cukup besar, sementara blangko yang didapatkan sangat sedikit sekali.
 
Cara lain adalah saat pihak provinsi dapat blangko dari pusat dan kita dapat bagian.
 
“Jatah 500 keping perbulan itu sejak April lalu sementara data penduduk yang belum tercetak 34 ribu,” kata dia.
 
Kebutuhan sekarang, kata dia sekitar 42 ribu keping lagi. “Ya, masih cukup banyak wajib e- KTP di kota Palembang baik yang terdata alias sudah melapor maupun yang belum melapor,” pungkasnya. 

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *