CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Ramalan Pakar Politik Bikin Waswas, Katanya Rusia dan AS Bakal Memburuk karena…

CORONG ­čöŐ

Ketegangan politik dalam hubungan Rusia dan Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan memburuk di masa mendatang, meskipun ada perjanjian bilateral baru-baru ini. Hal itu diungkapkan oleh pakar politik yang berbasis di AS, Gary Samore.

Pria yang pernah menjabat sebagai Koordinator Gedung Putih untuk Pengendalian Senjata dan Senjata Pemusnah Massal (WMD) di masa pemerintahan Barack Obama itu mengatakan, kesepakatan untuk memperpanjang perjanjian New START adalah hal yang baik.

Baca Juga: Pentolan Militer AS Minta Dunia Waspada Atas Perang Nuklir dengan Rusia atau China

Namun, dia tidak melihat ini sebagai awal membaiknya hubungan antara Moskow dan Washington. Justru dia memprediksi hubungan kedua negara akan terus memburuk di masa depan.

“Selama lima tahun ke depan, kedua belah pihak tidak diragukan lagi akan terlibat dalam negosiasi yang kompleks dan sulit mengenai perjanjian bilateral baru untuk memperkuat stabilitas strategis dan mengurangi risiko perang nuklir,” ucapnya.

“Di luar kepentingan bersama yang utama ini, bagaimanapun hanya ada sedikit alasan untuk mengharapkan peningkatan secara keseluruhan dalam hubungan AS-Rusia. Memang, ketegangan politik antara Moskow dan Washington kemungkinan akan menjadi lebih buruk, sebelum membaik,” sambungnya.

Sebelumnya, Wakil ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, yakin bahwa Presiden AS Joe Biden saat ini tidak berniat untuk menormalisasi hubungan dengan Rusia.

“Rupanya, mitra negosiasi kami, baik pemerintahan presiden yang baru dan Biden sendiri, saat ini menganggapnya tidak layak – secara halus – untuk menormalisasi hubungan dengan Rusia, yang menurut kami salah,” katanya.

Medvedev tidak merinci bagaimana hubungan Rusia-AS dapat berjalan selama masa jabatan Biden, tetapi mengatakan bahwa setiap perubahan signifikan hampir tidak dapat diharapkan di domain ini.

Berbicara tentang kemungkinan kontak dengan Amerika Serikat (AS) dalam kerangka Dewan Keamanan, Medvedev mengatakan mereka akan bergantung pada sikap pemimpin AS.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

( MAR )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *