CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Kebal Covid-19, Sektor Kesehatan Akan Terus Tumbuh 


JAKARTA, iNews.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat tujuh sektor usaha yang tumbuh positif di masa pandemi Covid-19 sepanjang 2020. Ketujuh sektor tersebut adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial; informasi dan komunikasi; pengadaan air; jasa keuangan dan asuransi; jasa pendidikan; real estate; serta pertanian, kehutanan, dan perikanan. 

Adapun industri kesehatan menjadi sektor yang mencatatkan pertumbuhaan tertinggi di tengah pandemi Covid-19, yakni 11,6 persen lebih tinggi dibandingkan 2019 yang tumbuh 8,69 persen. 

Founder Biogreen Science, Larry Widjaja mengemukakan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada banyak sektor bisnis. Namun sektor usaha di bidang kesehatan tidak terdampak, bahkan tumbuh seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap produk obat dan suplemen di masa pandemi. 

“Tentu saja di masa pandemi Covi-19 banyak sektor bisnis terdampak. Namun, bagi kami yang bergerak di bidang kesehatan dan supelemen tidak terdampak malah justru tumbuh,” ujarnya, dalam acara virtual Sabtu (6/2/2021). 

Dia mengungkapkan, bahkan pada Agustus lalu, menjadi penjualan tertinggi Biogreen Science sepanjang 2020. Ini mencerminkan bisnis kesehatan sangat kuat di masa Covid-19. 

“Kami berharap Biogereen yang bergerak di bidang kesehatan, bisa menjadi opsi atau peluang usaha bagi temen-temen yang kehilangan pekerjaan atau PHK,” kata Larry. 

Terkait strategi perusahaan di masa Covid-19, dia menuturkan perusahaan memanfaatkan digital marketing. Berbagai pertemuan dilakukan secara online dan memaksimalkan media sosial. 

“Strategi ini akan kami jalankan di tahun-tahun berikutnya, sampai 2022 akan lanjut. Melalui aktivitas digital semua rapat dilakukan di mana saja,” ujarnya. 

Menghadapi 2021, Larry optimistis, bisnis kesehatan akan tumbuh lebih baik terlebih dengan telah dimulainya vaksinasi Covi-19. Diharapkan aktivitas dan daya beli masyarakat meningkat. 

Editor : Dani Dahwilani





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *