CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

UMK Palembang mengalami kenaikan sebesar 3,3 % di tahun 2021

Di tengah pandemi covid 19 dinas tenaga kerja Palembang resmi menaikkan upah minimum kota atau UMK tahun 2021, kenaikan UMK sebesar 3,3% dari 3.165.519 menjadi 3.720,93,73 perbulan.

Ketua DPD KSPI Sumsel Abdullah Anang menanggapi kenaikan UMK tersebut dan meminta kepada pelaku usaha di Palembang untuk menerapkan upah minimum yang sudah ditetapkan kepada pekerja sebesar 3,3% pada tahun 2021 mendatang .

menurutnya, dari kalangan pekerja sudah menyambut baik hal itu, dan semua itu tidak terlepas dari hasil dewan pengupahan kota palembang, dewan pengupahan kota Palembang.

” Untuk para pelaku usaha, atau perusahaan perusahaan agar dapat melaksanakan ketentuan upah minimum kota Palembang yang sudah menjadi ketentuan dan telah di SK kan tersebut, ini ketentuan yang harus dilaksanakan oleh pelaku usaha perusahaan perusahaan yang ada di kota Palembang, dan tentu ini adalah sebagai rambu-rambu pengaman untuk upah minimum di kota palembang.” tuturnya.

Sementara itu, Kepala dinas tenaga kerja kota Palembang M Yanurpan mengatakan, penetapan kenaikan UMK ini melalui proses tahapan survey kelayakan hidup pekerja, ada 60 poin perhitungan seperti kebutuhan warga seharinya dari pendataan harga kebutuhan sandang pangan dan papan. hasil survei tersebut Lalu dikoordinasikan kepada dewan pengupahan yang terdiri dari pengusaha, buruh dan pemerintah, sesudah mencapai kesepakatan bersama lalu ditetapkan oleh Walikota Palembang dan Gubernur Sumsel.

“Jadi, SK itu melalui gebernur berdasar rekomendasi wali kota palembang, dan ini tahapannya telah melalui proses yang panjang, karena kita memiliki dewan pengupahan, maka dari 10 bulan 11 bulan yang terdahulu telah mengadakan survey survey kebutuhan hidup layak bagi pekerja atau buruh” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *