CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Diduga Tarif Tagihan Air Melonjak, SCW Datangi PDAM Tirta Musi Palembang

CORONG – SUMSEL ­čöŐ Puluhan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat Sriwijaya Corruption Watch (SCW) mendatangi kantor PDAM Tirta Musi Palembang, di jalan Rambutan pada Kamis (09/07/20). Kedatangan puluhan massa SCW ini dalam rangka menggelar aksi unjuk rasa terkait dugaan tarif tagihan air PDAM Tirta Musi Palembang yang melonjak.

Direktur SCW, M.Sanusi AS, SH. MM dalam orasinya mengatakan disaat masyarakat kesulitan ekonomi akibat Covid-19, kali ini masyarakat dihadapkan lagi dengan melonjaknya tagihan air hingga dua kali lipat. Tidaklah tepat jika besarnya tagihan air yang disangkut pautkan dengan meningkatnya konsumsi pemakaian air oleh warga disaat masa pandemic.

“pemerintah seharusnya lebih bijak memberikan solusi kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, bukan malah sebaliknya dibebankan melalui tingginya lonjakan tagihan air tersebut. Atas dasar inilah kami dari SCW menggelar aksi unjuk rasa pada hari ini untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” ujar Sanusi.

Rahmat Sandi, selaku dewan pengawas SCW saat diwawancarai wartawan sesaat setelah berakhirnya aksi unjuk rasa itu mengatakan bahwa SCW dalam hal ini menyatakan sikapnya untuk menuntut dan meminta Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang untuk mundur dari jabatan serta bertanggung jawab atas lonjakan tarif tagihan air ini yang dibebankan masyarakat.

Selain itu SCW juga meminta evaluasi terhadap seluruh meteran pelanggan PDAM yang diduga menyebabkan administrasi yang tidak benar, ujar Sandi menambahkan.

Pada saat yang sama, Andi Wijaya Adani, selaku Direktur Utama PDAM Kota Palembang saat dimintai keterangan terkait aksi yang dilakukan oleh SCW itu mengatakan bahwa ini merupakan hal yang lumrah di negara demokrasi dimana ada kebebasan untuk mengemukakan pendapat. Mereka (SCW) berpendapat kita diduga telah melakukan manipulasi data, tetapi kita sudah klarifikasi tadi dan kita tidak mungkin memanipulasi data meter air kita karena meter air ini sudah kita baca dengan sistem digital dan bisa cek.

“jika ada ketidakpuasan para pelanggan, silahkan untuk menghubungi call centre kita di 355222 atau langsung datang ke unit pelayanan PDAM terdekat,” ujarnya.

Andi Wijaya Adani, kembali mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait itu, mungkin masyarakat sedikit mengetahui informasi yang sosialisasikan itu.

“untuk lonjakan tarif tagihan air PDAM yang terlalu besar seperti yang diutarakan oleh SCW tadi, kita akan cek kelapangan untuk mengetahui apa masalahnya. Sekali lagi silahkan pelanggan untuk melapor ke unit terdekat biar kita cek keadaan dilapangan,” ujar Andi Wijaya Adani, menambahkan. (afan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *