CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

PT. Sukses Citra Pangan diduga Terindikasi Melanggar UU No. 32 tahun 2009 dan UU No. 13 tahun 2003

corong.co.id

CORONG – SUMSEL ­čöŐ Aliansi Masyarakat Peduli Tenaga Kerja Dan Lingkungan Kota Palembang dalam waktu dekat akan melaporkan PT. Sukses Citra Pangan yang berdomisili di jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus Palembang terkait informasi dari masyarakat dan hasil dari tim Investigasi lembaga yang melakukan observasi di lapangan didapati dugaan-dugaan tentang aturan-aturan yang dilanggar oleh PT. Sukses Citra Pangan seperti misalnya Undang Undang Perburuhan dan Undang Undang Lingkungan nomor 32 tahun 2009.

Hal ini sebagaimana yang diinformasikan oleh Yan Bembi, koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Tenaga Kerja Dan Lingkungan Kota Palembang
yang mengatakan bahwa PT. Sukses Citra Pangan yang bergerak dibidang pengemasan garam yang mempekerjakan Karyawan kurang lebih sekitar 50 an ini diduga memberikan upah harian berkisar 55.000 Rupiah sampai 75.000 Rupiah per hari dengan jam kerja sekitar 9 jam serta diduga tidak memiliki K3 dan APD serta Dokumen Lingkungan hal ini berdasarkan hasil pemantauan Aliansi di Lapangan dan hasil wawancara kepada salah satu buruh harian di PT. Sukses Citra Pangan yang tidak mau disebutkan namanya, ujar Yan Bembi mengatakan.

Selain itu, Aliansi Masyarakat Peduli Tenaga Kerja Dan Lingkungan ini saat dimintai keterangan mengatakan kepada media pada Rabu (08/07/20) bahwa mereka sudah mengetahui persoalan ini sejak awal dan menduga adanya pelanggaran terhadap UU no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU tenaga kerja no 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang dikelola oleh PT. Sukses Citra Pangan tersebut.

“kami akan melaporkan dan meminta kepada pihak terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja, Dinas Lingkungan Hidup, Komisi 4-5 DPRD Provinsi dan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kota Palembang untuk menutup dan menghentikan sementara seluruh aktivitas di PT tersebut. Jika pihak terkait tidak peka terhadap persoalan ini maka dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi demo dan jika terbukti benar maka kami meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas terkait dugaan tindak pidana lingkungan dan ketenagakerjaan tadi,” ujar Yan Bembi, koordinator Aliansi menambahkan.(afan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *