CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Saat Penerapan New Normal DPRD Minta Pemkot Perhatikan Pendidikan Pesantren

CORONG – SUMSEL 🔊 Sudah beberapa bulan berlalu ancaman virus corona (COVID-19) di Indonesia khususnya Kota Palembang ternyata belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Hingga saat ini pun vaksin untuk penyembuhan pasien yang terjangkit virus tersebut belum juga diketemukan.

Untuk meminimalisir upaya penyebaran virus corona tadi biar tidak meluas di masyarakat maka pemerintah baik pusat maupun daerah membuat aturan semacam Pembatasan Sosial Bersekala Besar atau yang kita kenal dengan PSBB. Setelah PSBB diterapkan, kemudian muncul lagi satu gagasan dari pemerintah berupa “New Normal” dengan tujuan agar masyarakat tetap produktif tetapi harus mempedomani protokol kesehatan.

Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PKB, Sutami Ismail, S.Ag, saat dimintai keterangan oleh koresponden Corong.co.id terkait New Normal mengatakan bahwa New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik lainnya secara terbatas dengan tetap menggunakan standar kesehatan. Ini merupakan tahapan baru setelah kebijakan stay at home atau work from home dan PSBB diberlakukan untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.

Sutami Ismail, S.Ag, turut mengatakan juga bahwa New Normal diberlakukan karena tidak mungkin warga terus menerus bersembunyi di rumah tanpa adanya kepastian, selain itu ini juga ditujukan agar pemerintahan tetap mampu menjalankan fungsinya sesuai konstitusi. Jika New Normal tidak dilakukan maka akan banyak muncul dampak-dampak yang bisa merugikan negara.

Untuk itulah diharapkan agar pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi memastikan pemeriksaan kesehatan, tersedianya sarana perawatan, peralatan medis dan melindungi mereka yang paling rentan serta memperhatikan aspek-aspek lainnya yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu Sutami Ismail, S.Ag, selaku anggota DPRD Kota Palembang mengharapkan kepada pemerintah Kota Palembang agar memperhatikan dunia pendidikan terlebih lagi terhadap pendidikan di Pesantren. Karena ini penting untuk menjaga ritme pelajaran para siswa yang sempat terhenti karena corona.

Menurut dirinya, Pemerintah Kota Palembang terkesan sedikit mengabaikan kehidupan dunia pendidikan dilingkungan pesantren selama wabah Covid-19 berlangsung. Maka dari itu, Anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan mendorong Pemerintah Kota Palembang agar memberikan alokasi anggaran khusus untuk dilingkungan pendidikan pesantren.

“kita meminta pemerintah kota untuk memberikan perhatiannya dan memberikan anggaran untuk lingkungan pendidikan pesantren, karena untuk menghadapi New Normal pesantren membutuhkan perlengkapan protokol kesehatan seperti hand sanitaizer, sabun cuci tangan, masker, pendeteksi suhu badan dan lain sebagainya. Pesantren tidak mungkin meminta tambahan uang bulanan kepada santri mengingat perekonomi saat ini lagi tidak sehat, untuk itulah kami anggota DPRD dari partai PKB meminta pemerintah kota untuk memperhatikan ini”, ujar Sutami Ismail, S.Ag. (afan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *