CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

PSBB Palembang awal adaptasi NEW NORMAL

CORONG – PALEMBANG ­čöŐ Memasuki awal penerapan berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikota Palembang kondisi lalu lintas di beberapa jalan poros kota terlihat masih ramai lancar, Bahkan di beberapa titik persimpangan lampu lalu lintas antrian kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memanjang walau tidak seperti hari rutinitas normatif (27/05/2029).

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Palembang sangat tampak selektif saat melakukan operasi razia pencegahan pandemi covid 19 pada kendaran pribadi maupun transportasi publik. Selektifnya petugas gugus tugas mendapat respon dingin dari pengemudi angkutan kota “Ado dak ado PSBB angkot palembang la sepi penumpang apolagi sekarang tambah saro narik penumpang” kata syafaat, supir angkot trayek km5 Palembang.

Syafaat mengungkapkan sejak adanya virus COVID ini pendapatan setiap harinya terus menurun apalagi diberlakukannya PSBB seperti sekarang ini malah tambah merosot.

Kalau kota Palembang menerapkan New Normal dalam rangka pencegahan penyebaran Corona ini saya rasa sama saja dengan PSBB karena masih ada batasan tentang protokol kesehatan,” ya mungkin saja para warga lebih memilih naik kendaraan pribadi dari pada naik angkot ” tambahnya.

Merespon rencana penerapan New Normal setelah penerapan PSBB di kota Palembang, Ketua Satgas Covid-19 DPD Partai Hanura Sumsel H. Hidayat comsu SE mengungkapkan bahwa Pada dasarnya pemberlakuan tersebut tergantung pada kesiapan dari pemerintah kota.

Ketika ditemui di ruang kerjanya ia menerangkan pihaknya baru mengetahui akan diterapkan new normal dari kabar yang beredar di beberapa group WhatsApp, Namun pihaknya belum mendapatkan informasi resmi dari pemerintah kota atau pun gugus tugas Pemkot Palembang, saat ini kita hanya menunggu intruksi atasan ” ungkapnya.

Menurutnya “New normal ini adalah gaya hidup baru, kehidupan kembali normal tapi tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata dia, Jika new normal diterapkan, maka kehidupan di Palembang kembali normal, Diantaranya sekolah akan dibuka, masjid akan mengelar salat berjemaah, dan Tempat kerja serta kegiatan lainnya akan kembali seperti semula.

Namun meski semuanya kembali seperti semula, tapi tetap mengedepankan protokol kesehatan. Misalnya, Di sekolah dan masjid disiapkan tempat cuci tangan, warga harus pakai masker, semua itu tadi tetap dilakukan jika new normal diterapkan.

Ia berharap masyarakat bisa patuh dan disiplin untuk menerapkan pola hidup sehat. Sehingga pelaksanaan PSBB Palembang maupun new normal nantinya bisa berjalan dengan baik. ” jika masyarakat kita disiplin dan patuh dengan pola hidup sehat maka grafik kasus covid-19 bisa turun, Namun jika masyarakat tak patuh, maka rencana ini bisa saja tak berhasil jika diterapkan nantinya” tuturnya.

Ia menambahkan, kalau pemerintah kota menerapkan New normal, semestinya Pemkot harus Lebih Meningkatkan Perhatian terhadap Masyarakat tentang PROTOKOL Kesehatan. Di semua Lini. Karena kalau pemerintah Lalai ini bisa menimbulkan Bencana Yang lebih dahsyat Bagi Masyarakat kota Palembang.

Comsu juga menghimbau agar kiranya Masyarakat jangan terlalu terbuai atau terlena dengan adanya anjuran New Normal ini. “Pungkasnya.

Sementara itu Ditempat aktifitas masyarakat lain dikota Palembang, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, gerai retail, juga tetap beroperasi jual beli dengan melakukan protokoler kesehatan mengikuti anjuran pemerintah.

Menurut management JM Store, bung ican, ketika ditemui di meja kerjanya menyatakan “anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan bagi toko kami patuhi”

Hasil Pantauan koresponden corong di salah satu gerainya terlihat, meja kasir menggunakan pembatas plastik, kasir menggunakan sarung tangan dan masker, antrian kasir berjarak, petunjuk himbauan dipasang di seluruh ruangan, pintu masuk harus cuci tangan dan handsanitizer, bahkan harus diperiksa pengukur suhu badan.

“Demi kesehatan bersama, kami menegaskan kepada seluruh karyawan agar tetap patuh pada aturan pemerintah guna membantu dalam mencegah penyebaran COVID 19” uangkapnya.

Ia menambahkan “dimasa PSBB atau diawal penerapan New Normal kami akan menerapkan tetap jaga jarak dan melindungi diri para karyawan dengan memakai masker dan mengikuti standar protokol kesehatan”. (AV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *