CORONG NUSANTARA MEDIA

Menyampaikan Suara berimbang menjadi lebih berarti

Anggota DPRD Kota Palembang Pertanyakan Proyek Bank Sampah Instalasi 3 R

CORONG – PALEMBANG ­čöŐ Proyek pembangunan Instalasi 3 R atau lebih dikenal Bank Sampah yang berada dibeberapa Kecamatan di Kota Palembang, kini menjadi sorotan berbagai pihak, seperti datang dari Aktivis Pemuda dan salah satu anggota DPRD Palembang. Mereka mempertanyakan nilai manfaat dari bangunan tersebut yang dinilai sekarang tidak efektif dan terbengkalai.

Sutami Ismail, S. Ag, salah satu anggota DPRD kota Palembang yang turut menyoroti pembangunan Proyek Instalasi 3 R atau Bank Sampah itu saat dimintai keterangan dikantor DPC PKB Kota Palembang mengatakan kepada awak media bahwa dirinya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait proyek tersebut dan dirinya sangat prihatin terhadap beberap proyek pembangunan di Kota Palembang khususnya proyek Instalasi 3 R dan pembangunan bungalow di Pulau Kemarau yang dinilai mubazir.

Sutami Ismail, S. Ag, mengatakan juga untuk pembangunan Proyek Instalasi 3 R atau Bank Sampah Tahun Anggaran 2018 dan dikerjakan tahun 2019 yang lalu dengan anggaran miliyaran rupiah kini diduga terbengkalai di beberapa titik Kecamatan dan kita sangat prihatin melihat kondisi bangunan yang tidak ada manfaatnya.

“kita berharap kepada pemerintah Kota Palembang khususnya dinas terkait untuk memperhatikan azas manfaat dalam membangun aset-aset negara karena kasihan dengan kondisi keuangan. Pembangunan Instalasi 3 R dibeberapa Kecamatan dengan nilai anggara yang luar biasa, puluhan miliyar tetapi gaung pembangunannya tidak terdengar sama sekali.

Kita sebagai anggota DPRD Kota Palembang sangat prihatin dengan pembangunan seperti itu dan kita mempertanyakan itu karena ada beberapa kelompok pemuda yang melaporkan kepada kita terkait bangunan tersebut”, ujar Sutami Ismail, S. Ag menambahkan.

Sebagai anggota dewan kita akan menyarankan kepada kawan-kawan yang bermitra dengan pihak terkait untuk meninjau kembali bangunan itu. Selain itu, Ari, perwakilan dari aktivis pemuda yang turut memberikan laporan kepada anggota dewan tersebut saat dimintai keterangan mengatakan bahwa dirinya beserta tim telah melakukan investigasi dan pengelolaan data temuan yang sudah rampung menilai bahwa pembangunan Proyek Instalasi 3 R atau Bank Sampah Tahun Anggaran 2018 dan dikerjakan tahun 2019 yang lalu dengan anggaran miliyaran rupiah telah dibangun dibeberapa titik 18 Kecamatan.

Tetapi pada kenyataannya bangunan tersebut sangat disayangkan perhari ini tidak rekondisi lagi dengan bagian banguanan sudah ada yang pecah, retak dan terbengkalai serta tidak menggambarkan kalau itu bangunan baru. Untuk mesin-mesin penghancur sampah yang dibeli itu dengan spek kecil dan bukan mesin standar yang harus dibeli oleh pemborongnya saat itu.

“untuk projek awal hasil investigasi kita dimulai dari bangunan bank sampah yang terletak di Kalidoni pada tahun 2018, Kecamatan Kemuning, Kecamatan Kertapati, dan Kecamatan IB II. Kita meminta anggota DPRD Kota Palembang untuk menelusuri dari manfaat kegunaan bangunan itu karena kondisinya sudah tidak layak lagi dan kegunaannya tidak tahu untuk apa”, ujar Ari mengatakan.

Ari berharap kepada anggota DPRD Kota Palembang yang bermitra dengan pihak terkait untuk memperjelaskan keberadaan bangunan tersebut. Dengan adanya laporan ini dirinya berharap akan ada penjelasan dari berbagai pihak. (afan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *